IMMNews Faperta, Pangkep – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Pikom IMM) Fakultas Pertanian Unismuh Makassar menggelar Festival Anak Shaleh dalam rangka Safari Ramadhan sekaligus menyemarakkan Milad IMM ke-61. Kegiatan ini berlangsung di Desa Banggae, Kelurahan Bontolangkasa, Kecamatan Minasatene, dan diikuti oleh anak-anak SD Kampung Banggae.
Ketua Pikom IMM Faperta, Ahmad Syafii Hafid menuturkan bahwa festival ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sejak dini. “Kami ingin memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak di bulan suci Ramadhan. Melalui lomba hafalan, adzan, ceramah cilik, dan cerdas cermat, kami berharap mereka semakin termotivasi untuk belajar agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Lomba Hafalan Al-Qur’an: Meningkatkan Kecintaan pada Kalamullah
Salah satu kompetisi yang menarik perhatian adalah lomba hafalan Al-Qur’an. Anak-anak menunjukkan semangat tinggi dalam menghafal ayat-ayat suci dengan tartil yang baik. Para juri yang berasal dari kalangan ustaz dan penghafal Al-Qur’an menilai kelancaran, tajwid, dan kefasihan peserta.
Siti Aisyah, salah satu peserta, mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta. “Saya senang bisa ikut lomba hafalan ini. Saya jadi lebih semangat untuk terus menghafal Al-Qur’an di rumah,” ujarnya dengan penuh antusias.
Lomba Adzan: Melatih Kepercayaan Diri dan Kemampuan Melantunkan Seruan Shalat
Selain hafalan, lomba adzan juga menjadi ajang bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri mereka. Dengan suara lantang dan irama yang merdu, peserta berusaha melantunkan adzan sebaik mungkin. Juri menilai kemerduan suara, ketepatan makhraj, serta ketepatan nada dalam setiap panggilan shalat yang mereka kumandangkan.
“Lomba adzan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk membiasakan diri dalam menyerukan panggilan shalat. Harapannya, mereka kelak bisa menjadi muadzin di masjid-masjid sekitar mereka,” kata salah satu panitia.
Lomba Ceramah Cilik: Membangun Generasi Da’i Sejak Dini
Lomba ceramah cilik juga tak kalah menarik. Anak-anak menyampaikan ceramah singkat dengan tema seputar keutamaan Ramadhan, berbakti kepada orang tua, dan pentingnya shalat. Meskipun masih belia, mereka tampil penuh percaya diri di depan para juri dan penonton.
Ahmad Syafii Hafid menegaskan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak agar terbiasa berbicara di depan umum serta memahami nilai-nilai Islam lebih dalam. “Kami ingin menciptakan generasi muda yang tak hanya paham agama, tetapi juga mampu menyampaikannya kepada orang lain,” tambahnya.
Lomba Cerdas Cermat: Menguji Pengetahuan Agama dengan Cara Menyenangkan
Selain lomba yang berfokus pada keterampilan individu, Festival Anak Shaleh juga mengadakan lomba cerdas cermat. Lomba ini diikuti oleh kelompok anak-anak SD Kampung Banggae yang bersaing menjawab pertanyaan seputar ilmu agama Islam, sejarah Islam, serta praktik ibadah sehari-hari.
Lomba ini berlangsung dengan penuh semangat. Setiap tim berusaha menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat. Sorak-sorai dari peserta lain dan para penonton membuat suasana semakin hidup. “Lomba cerdas cermat ini mengajarkan anak-anak untuk berpikir kritis dan memahami ajaran Islam dengan cara yang menyenangkan,” ujar Kabitab Pikom IMM Faperta.
Safari Ramadhan: Mempererat Silaturahmi dan Berbagi Kebahagiaan
Selain lomba, kegiatan ini juga diisi dengan Safari Ramadhan yang melibatkan mahasiswa IMM dalam berbagai aksi sosial, seperti pembagian takjil. Masyarakat Desa Banggae menyambut baik kegiatan ini dan berharap festival serupa dapat digelar kembali di tahun-tahun mendatang.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba dan mendapatkan pengalaman berharga. Kami berterima kasih kepada IMM Faperta Unismuh Makassar yang telah datang ke desa kami dan berbagi kebahagiaan,” ungkap salah satu warga setempat.
Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba. Panitia berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami ingin menjadikan Festival Anak Shaleh sebagai wadah edukasi Islami yang menyenangkan bagi anak-anak, terutama dalam momentum bulan Ramadhan,” ujar Ahmad Syafii Hafid.
Dengan semangat Safari Ramadhan dan Milad IMM ke-61, Pikom IMM Faperta Unismuh Makassar membuktikan komitmennya dalam membentuk generasi Islami yang unggul, berakhlak, dan berilmu. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan agama yang dikemas secara kreatif mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini.
Komentar